Kesalahan Dalam Melamar Kerja

Buat Info - Kesalahan Dalam Melamar Kerja

Tututan sosial dan pemenuhan kehidupan dasar mengharuskan seseorang, khususnya para lulusan sarjana untuk segera mendapatkan pekerjaan yang laiak. Dan dalam upaya mendapatkan pekerjaan, tidak sedikit dari mereka yang sudah melamar kesana kemari namun belum mendapatkan hasil seperti yang mereka inginkan. Hal tersebut bukan lantas karena minimnya lahan pekerjaan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di zaman milenial seperti sekarang ini, mendapatkan informasi tidak sesulit seperti era sebelumnya. Jadi di era milenial mendapatkan informasi khususnya lowongan pekerjaan sudah dengan mudah kita dapatkan. Dengan hanya menggunakan smartphone, ratusan bahkan ribuan lowongan pekerjaan bisa kita temukan dengan sangat mudah. Lantas apa yang menjadi kesalahan para pencari kerja khususnya para sarjana muda dalam mendapatkan pekerjaan yang laiak?. Untuk itu, pada kesempatan kali ini Buat Info akan membahas beberapa kesalahan yang sejatinya mempersulit para pencari kerja dalam mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan. 

Notabene, setiap perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan tentunya akan menerima ratusan bahkan lebih surat lamaran dan CV. Dari sekian banyak CV dan surat lamaran yang diterima, terdapat beberapa yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dan tidak sedikit pula yang tidak sesuai dengan yang harapkan. Setiap perusahaan menginginkan calon pelamar yang sesuai dengan kriteria yang mereka butuhkan, agar nantinya dalam mengerjakan setiap tugas yang diberikan tidak mengalami kesulitan. Oleh karena itu, penting rasanya bagi pelamar kerja untuk terlebih dahulu memahami kriteria dan tugas dari pekerjaan itu sendiri. Dan kesalahan seperti di atas merupakan salah satu dari sekian kesalahan yang sering dilakukan oleh pelamar kerja. Selain itu, terdapat pula beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pelamar seperti: 

1. Tidak update CV dan surat lamaran 

Kesalahan yang satu ini juga sering dilakukan oleh para pelamar kerja. Dimana CV dan surat lamaran tidak pernah diupdate, sehingga nama dan alamat perusahaan yang pernah dilamar tidak diganti dengan yang baru. Jika sudah demikian, tentunya para praktisi HR akan menilainya sebagai tindakan ketidak telitian dan kurang serius dalam menangga informasi lowongan pekerjaan yang dapatkan. Jadi sebelum melamar pekerjaan, pastikan kita sudah melakukan update pada CV dan surat lamaran yang akan kita kirimkan. 

2. Alamat email menggunakan nama “alay” 

Tidak jarang juga kita lupa bahwa dalam setiap aktifitas melamar pekerjaan, kita akan dinilai dari sejak pertama kali kita mengirimkan CV dan surat lamaran kerja. Jika alamat email yang kita gunakan menggunakan nama yang alay (bukan nama asli), kemungkinan untuk diterimanya akan kecil. Contoh misal menggunakan nama email pangeran.senja@......com, atau putriemanieezzz@......com. Kemungkinan untuk diabaikannya CV dan surat lamaran kita akan besar jika menggunakan nama yang bukan aslinya. 

3. Permintaan gaji terlalu besar 

Sering sekali dalam setiap melamar pekerjaan, selain tidak memperhatikan kriteria yang dibutuhkan. Kita juga kurang memperhatikan kapabilitas kemampuan kita. Tidak jarang gaji yang diharapkan tidak sesuai dengan kemampuan dan beban tugas dari pekerjaan yang dilamar. Jika sudah demikian, tentu perusahaan akan berfikir dua kali untuk menerima kita sebagai karyawan mereka. 

Demikianlah informasi mengenai kesalahan dalam melamar kerja. Semoga apa yang menjadi informasi dari artikel ini, dapat memberikan manfaat bagi kita semua [baca juga: 6 Alasan Lamaran Kerja Tidak Diterima]. Agar nantinya, dalam melamar kerja kita bisa terhindar dari melakukan kesalahan yang akan berdampak pada penolakan dari pihak pemberi kerja.

2 komentar

  1. Terimakasih banyak mas tipsnya, kebetulan msh cari kerja nih hehe

    ReplyDelete
  2. terima kasih kembali mas... admin akan senang sekali jika tulisan di atas bisa bermanfaat buat lain.... dan terim akasih juga sudah berkenan meluangkan waktu untuk berkunjung di situs kami.

    ReplyDelete