Bijak Menggunakan Media Sosial

Buat Info - Bijak Menggunakan Media Sosial

Media sosial

merupakan jejaring sosial yang umum digunakan oleh banyak orang di belahan dunia, khususnya di era millennial seperti saat ini. Dari yang muda sampai yang tua pun juga menjadi penikmat kemudahan yang ditawarkan oleh media sosial. Media sosial merupakan media online berbasis networking dan applikasi yang digunakan untuk berinteraksi dengan orang lain dengan tanpa harus bertatap muka atau bertemu langsung dengan lawan komunikasi. Dengan adanya media sosial ini, kita dapat melakukan dialog interaktif dengan orang lain yang sebelumnya tidak pernah kita kenal dan tentunya tidak pernah tahu rumahnya menghadap kemana :D. 

Terdapat beberapa karakteristik media sosial yang sering sekali kita temukan. Dimana diantaranya adalah: 

- Partisipasi pengguna sehingga ada umpan balik antar pengguna 
- Keterbukaan sehingga pengguna dapat melakukan komentar dan kirim pesan dengan bebas 
- Keterhubungan yang memungkinkan informasi saling terhubung dalam satu media sosial, dan 
- Komunikasi yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dengan tanpa harus bertatap muka 

Dari beberapa karakteristik yang tersebut di atas. Bisa kita pahami bahwa media sosial memberikan kita kebebasan dalam berinteraksi dengan orang yang cakupannya lebih luas dengan cara komunikasi dialogis, dan saling bertukar informasi. 

Dari kemudahan yang diberikan oleh media sosial. Tentu kita sebagai pengguna harus lebih bijak dalam menggunakan sosial networking ini dalam berinteraksi dengan orang lain. Dengan tanpa bertatap muka, tentunya kita tidak paham betul akan karakter masing-masing orang yang menjadi lawan komunikasi kita di media sosial. Sehingga kesalah pahaman persepsi pun tidak jarang terjadi. Selain itu, tidak sedikit pula informasi-informasi yang kita dapatkan dari media sosial, merupakan informasi yang tidak jelas kebenarannya (hoax) seperti yang banyak kita temukan saat ini [baca juga: Sosial Media dan Pembodohan Publik]. 

Dengan kita bijak menggunakan media sosial yang ada. Minimal kita sudah menyelamatkan diri kita sendiri dari masalah yang mungkin dikemudian hari akan kita hadapi. Mengingat tujuan awal kita menggunakan media sosial adalah membangun hubungan yang baik dengan orang lain, dengan tanpa memunculkan masalah dikemudian hari. Selain itu, juga ingin menambah dan berbagi wawasan dengan orang lain dengan informasi-informasi yang tentunya validitasnya jelas. Bukan informasi yang tidak memiliki kebenaran pasti yang nantinya akan merepotkan kita dengan masalah hukum. 

Baru-baru ini, sudah banyak berita tentang kasus yang asal muasalnya dari media sosial. Contoh misal, penyebaran berita hoax, dan tindakan kurang menyenangkan atau pencemaran nama baik melalui status Facebook, IG, dll. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari ketidak hati-hatian kita dalam menggunakan media sosial. Mengingat undang-undang ITE telah mengatur penggunaan media sosial yang baik dan sesuai keperuntukkannya. Jika kita tidak hati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial, maka bukan tidak mungkin lagi jerat hukum akan menghantui. 

Kecanggihan era millennial seharusnya diseimbangi dengan kedewasaan kita dalam menggunakan segala media yang ada di era ini. Agar segala aspek kemajuan di era millennial ini bisa kita rasakan dengan tanpa bermasalah dengan hukum yang ada. Demikian akhir dari tulisan ini, semoga apa yang menjadi muatan dari tulisan ini, mampu membangunkan kesadaran kita untuk lebih berhati-hati dan lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial. Karena segala sesuatunya harus melalui proses berfikir, maka berfikir sebelum bertindak adalah keputusan terbaik dalam menjalani hidup.

2 komentar

  1. Maei budayakan bijak dalam menggunakan media sosial

    ReplyDelete
  2. Betul gan..... dengan bijak menggunakan media sosial, tentu kita sudah siap menjalani kemajuan jaman. karena ketidak siapan kita lah yang menggampangkan mewabahnya berita hoax :'(

    ReplyDelete