Penerapan Ilmu Psikologi dalam Dunia Kerja

Buat Info - Penerapan Ilmu Psikologi dalam Dunia Kerja

Ilmu Psikologi

merupakan ilmu terapan yang bisa diimplementasikan di segala bidang. Seperti bidang Kesehatan yang pendekatannya menggunakan Psikologi Klinis, Sosial dengan pendekatan Psikologi Sosial, Pendidikan dengan Psikologi pendidikan, dan Industri dengan pendekatan Psikologi industri dan Organisasi.

Namun untuk kali ini kita akan lebih fokus pada pembahasan tentang penerapan ilmu psikologi dalam dunia kerja atau bidang perindustrian (Psikologi Industri dan organisasi). Psikologi industri merupakan satu dari sekian cabang Psikologi yang mengimplementasikan teori dan konsep psikologi ke dalam organisasi. Yang mana hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan problem solving dengan pendekatan psikologi di tempat kerja.

Tidak heran jika salah satu syarat untuk menjadi praktisi HR di suatu perusahaan, disyaratkan menguasai ilmu psikologi atau lulusan S1 psikologi, disamping penguasaan ilmu hukum dan ekonomi. Hal itu diharapkan agar permasalahan-permasalahan yang ada di tempat kerja seperti produktivitas, kepuasan kerja, evaluasi kerja, penempatan kerja, dapat diselesaikan dengan pendekatan psikologi.

Salah satu contoh pendekatan psikologi yang diterapkan dalam upaya meningkatkan produktivitas kerja adalah dengan pendekatan persuasif [baca juga: Definisi Komunikasi Persuasif], yang mana hal tersebut bertujuan untuk memahami setiap karakter karyawan. Dengan begitu untuk melakukan modifikasi perilaku akan lebih mudah.

Peran psikologi dalam dunia kerja bisa terbilang sangat luas. Mulai dari proses input (seleksi dan recruitment), output (appraisal dan evaluasi), sampai akhir pun peran psikologi masih dibutuhkan. Jadi, jika paragidma sebelumnya yang mengatakan bahwa peran psikologi dalam dunia kerja hanya sebatas seleksi dan recruitment saja, berbanding terbalik dengan kondisi sekarang.

Saat ini, psikologi sudah masuk ke dalam ranah pengembangan dan bertransfermasi menjandi human capital sampai pada Talent Management. Dengan begitu psikologi diupayakan mampu menjadi mediator dalam pencapaian produktivitas, dan mediator dalam pemeliharaan seperti hubungan dengan pihak dinas, hubungan dengan karyawan, dan hubungan dengan rekanan perusahaan.

Manfaat Ilmu Psikologi Bagi Dunia Kerja

Sejalan dengan perannya yang begitu luas. Kontribusi psikologi sendiri terhadap dunia kerja sangatlah banyak manfaatnya. Dimana manfaat yang dimaksud diantaranya adalah :

1. Mempermudah pencapaian visi dan misi perusahaan
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa setiap perusahaan tentunya memiliki visi dan misi yang harus dicapai. Dalam prosesnya, visi dan misi perusahaan bisa berjalan seperti yang diharapkan jika kinerja sumber dayanya tetap terjaga. Dan untuk menjaga kinerja tersebut tetap stabil, bahkan cenderung meningkat adalah dengan memahami psikologis setiap karyawan.

2. Sebagai mediator
Disini psikologi memiliki peran sebagai mediator yang dapat menjembatani antara kebutuhan perusahaan dengan kebutuhan karyawan, agar terjalin kemitraan yang baik.

3. Dapat meningkatkan skill individu
Psikologi industri dan organisasi sedikit banyak membahas tentang training dan pengembangan individu dalam setting kerja. Training sendiri merupakan proses mendapatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan guna mencapai tujuan organisasi.

4. Menjamin kesejahteraan pekerja
Manfaat lainnya dari penerapan ilmu psikologi adalah untuk menjamin kesejahteraan pekerja agar kepuasan kerja dapat dirasakan. Dengan adanya kepuasan kerja, maka tidak menutup kemungkinan peroduktivitas pekerja akan semakin meningkat.


Demikianlah informasi mengenai penerapan ilmu psikologi dalam dunia kerja yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat serta wawasan bagi kita semua tentang semua bidang atau profesi, khususnya bidang Industri. Jangan lupa share dan commentnya, karena berbagi itu indah.

Tidak ada komentar untuk "Penerapan Ilmu Psikologi dalam Dunia Kerja"

Berlangganan via Email