Perbedaan Alasan Laki-laki dan Perempuan Pada Saat Selingkuh

Buat Info - Perbedaan Alasan Laki-laki dan Perempuan Pada Saat Selingkuh

Perselingkuhan

tentunya sudah menjadi momok yang menakutkan bagi seseorang yang sudah memiliki pasangan. Rasa takut dan was-was akan terjadinya perilaku menyimpang tersebut akan membentuk pribadi yang over protektif terhadap pasangan sendiri. Namun demikian, ada pula yang beranggapan bahwa perselingkuhan itu merupakan hal yang wajar terjadi disetiap hubungan. Bahkan pelakunya pun bisa laki-laki atau juga perempuan. Dan tentunya terdapat perbedaan tentang alasan laki-laki dan perempuan pada saat selingkuh.


Sebelum kita masuk pada pembahasan tentang perbedaan alasan perselingkuhan antara laki-laki dan perempuan. Ada baiknya jika terlebih dahulu kita mengetahui definisi selingkuh itu sendiri menurut beberapa tokoh Psikologi seperti Vaghan yang menyebut perselingkuhan sebagai bentuk keterlibatan seksual dengan orang yang bukan pasangan primernya (Sarwono dkk, 2009). Ada juga yang mengartikan bahwa perselingkuhan merupakan bentuk penyimpangan sikap seperti curang, dan tidak jujur hanya untuk kepentingan sendiri (Poerwodarminto, 2002). Sedangkan menurut Lawson, perselingkuhan merupakan kedekatan interpersonal seseorang yang sudah menikah dengan orang lain baik dari segi fisik atau pun emosional atas dasar suka sama suka. Jadi perselingkuhan bukan hanya aspek emosional saja seperti suka atau senang, melainkan juga mencakup adegan yang terbilang panas.


Dari beberapa definisi di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa perselingkuhan sendiri merupakan perilaku menyimpang karena ketidaksetiaan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang sudah menikah, dengan orang lain yang bukan pasangannya baik secara emosional atau pun fisik demi kepuasan dirinya. Lantas apa yang menjadi alasan laki-laki dan perempuan pada saat selingkuh?. Dibawah ini kita akan bahas perbedaan alasan laki-laki dan perempuan pada saat selingkuh


Alasan Laki-laki Selingkuh


1. Mengalami fase jenuh / bosan

Fase jenuh atau bosan tentunya akan dirasakan semua pasangan, khususnya bagi mereka yang sudah lama menjalani hubungan. Namun bedanya, jika laki-laki berada pada fase ini cenderung akan lebih memilih untuk melirik sosok lain selain pasangannya sendiri. Bisa dari lingkungan terdekat atau pun dari media sosial. Beda dengan perempuan yang cenderung akan memilih untuk bertahan sampai batas waktu yang ditentukan.


2. Tertarik perempuan lain yang lebih menarik

Seperti yang tersebut di atas bahwa seorang laki-laki cenderung gampang tertarik kepada perempuan lain selain pasangannya, apalagi perempuan tersebut memiliki paras dan bentuk tubuh yang lebih menawan dari pada pasangannya sendiri. Sifat yang demikian dari seorang laki-laki, sejatinya merupakan ujian hidup bagi diri mereka karena perempuan merupakan satu dari tiga ujian terberat seorang laki-laki. Dimana ketiga ujian hidup yang dimaksud yaitu harta, tahta, dan perempuan. Jadi sudah bukan menjadi rahasia lagi jika alasan laki-laki selingkuh adalah karena ketertarikannya terhadap perempuan lain.


3. Kurang dihargai pasangan

Sosok laki-laki dalam rumah tangga merupakan sosok pemimpin bagi seorang perempuan. Dan itu sudah menjadi prinsip dalam membangun harga diri seorang laki-laki. Dan jika prinsip tersebut terabaikan oleh pasangan perempuannya. Seperti misal, si perempuan nuntut ini dan itu, kurang menghargai usaha suami, merintah ini dan itu, bahkan berbicara keras kepada lelakinya, justru akan menjadi stimulus bagi si laki-laki untuk melirik perempuan lain yang dianggapnya mampu menghargai dirinya.


Alasan Perempuan Selingkuh


1. Kasih sayang dan keintiman yang kurang

Kebutuhan dasar manusia dalam menjalani hidup menurut teori hirarki A.Maslow adalah kebutuhan biologis dan rasa kasih sayang. Begitu juga dengan seorang Perempuan yang notabene lebih mengedepankan perasaan dalam berfikir dan bertindak. Tentunya kasih sayang dan keintiman dalam rumah tangga akan menjadi prioritas yang utama bagi diri mereka. Jika perempuan merasa kasih sayang dan keintiman yang diberikan pasangannya kurang dalam sebuah rumah tangga, maka tidak menutup kemungkinan alasan untuk selingkuh akan semakin kuat. Sehingga perempuan cenderung akan menerima tawaran laki-laki lain yang dianggapnya mampu dalam memenuhi kebutuhan biologisnya.


2. Masalah ekonomi

Alasan ekonomi seseorang melakukan perselingkuhan adalah alasan klasik dan semua pelaku perselingkuhan tentunya merasakan hal tersebut. Bagi seorang perempuan, yang memiliki banyak kebutuhan baik kebutuhan dapur, anak-anak, dan dirinya sendiri, tentunya menginginkan perekonomian keluarga dalam keadan stabil bahkan bisa lebih dari biasanya. Karena jika finansial keluarga terus menerus dalam keadaan yang menghawatirkan, maka kondisi hubungan akan terasa mengerikan. Bukan karena perempuan memiliki sikap materialistik, malainkan juga untuk pemenuhan kebutuhan hiduplah perempuan memalingkan diri kepada laki-laki lainnya. Akan tetapi tidak semua perempuan seperti itu, karena masih ada sebagian perempuan tangguh yang siap bertahan dengan menerima kondisi apapun dalam rumah tangganya.


3. Ingin membalas sakit hati

Untuk alasan yang satu ini memang kuat bagi seorang perempuan. Mengingat perempuan merupakan sosok yang lebih mengedepankan perasaan dari pada logika. Jadi pengalaman sakit hati yang sebelumnya mereka rasakan akan tetap mereka simpan sampai kapan pun. Dan jika ada kesempatan, mereka akan membalas rasa sakit hati tersebut kepada laki-laki yang dulu pernah menyakitinya, bahkan bisa kepada laki-laki lain. Hal tersebut tergantung tingkat rasa sakit hati yang mereka rasakan kepada sosok laki-laki. Dan keinginan untuk balas dendam akan sakit hati inilah yang mendorong perempuan untuk melakukan perselingkuhan.


Dari beberapa perbedaan di atas cukup menjelaskan bahwa keinginan selingkuh seorang perempuan disebabkan oleh faktor internal dan pengalaman-pengalaman pribadi. berbeda dengan laki-laki, dimana pendorong keinginannya untuk selingkuh disebakan oleh faktor internal dan eksternal. Jadi cukup jelas, bahwa keinginan selingkuh seorang perempuan masih bisa dihindarkan dengan cara memberikan pengalaman-pengalaman positif dalam rumah tangga, dan ini tentunya menjadi tugas seorang suami bagaimana cara membuat rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dan untuk mengetahui konsep keluarga sakinah menurut Islam bisa baca di Disni. Sudah cukup jelas bukan perbedaan alasan laki-laki dan perempuan pada saat selingkuh. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, agar supaya kita dapat membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Amiin…

0 komentar