Kelebihan dan Kekurangan Platform Blog dan YouTube

Buat Info - Kelebihan dan Kekurangan Platform Blog dan YouTube

Buatinfo.Com - Kemajuan teknologi seperti yang kita rasakan saat ini, sedikit banyak merubah paradigma kita terhadap kegunaan media sosial. Jika dulunya media sosial hanya dianggap sebagai alat komunikasi dan berbagi informasi secara virtual dengan orang lain. Maka tidak untuk saat ini, media sosial telah bertranformasi menjadi ladang penghasilan yang cukup menggiurkan, yang lebih dari hanya sekedar alat interaksi secara online. Dimana penghasilan yang dimaksud, bisa kita peroleh melalui platform Blog (blogger) dan YouTube (youtuber) sebagai ladangnya.


Dari kedua platform di atas bisa dibilang menjadi pilihan yang cukup menyulitkan bagi kita, mengingat dari kedua platform, baik Blog atau YouTube sama-sama bisa menjadi mesin uang yang dapat menjadikan kita kaya raya. Namun akhir-akhir ini banyak asumsi yang menyebutkan bahwa menjadi Blogger tidak akan sekaya YouTuber. Karena YouTube dinilai sebagai platform yang diyakini dapat memberikan penghasilan yang lebih dari pada Blog. Namun dibalik anggapan tersebut, sepertinya tidak begitu linier dengan kenyataannya karena masih banyak Blogger Indonesia yang juga memiliki penghasilan yang tidak kalah besar dari para YouTuber, dengan penghasilan puluhan sampai ratusan juta setiap bulannya.


Pada dasarnya menjadi Blogger atau pun YouTuber sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal sense kitanya saja, apakah lebih nyaman dengan deskripsi secara tertulis atau lebih ke bentuk visual dengan skill editing video yang mempuni?. Semua tergantung pada minat dan kemampuan yang kita miliki. Jika kita memilih platform yang notabene tidak sesuai dengan passion kita, sudah dapat dipastikan dalam perjalannya kita akan mengalami kesulitan dalam menghadapi segala rintangan dari masing-masing platform tersebut. Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan platform blog dan YouTube?. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas kelebihan dan kekurangan dari kedua platform tersebut.

Platform Blog

Kelebihan platform blog

1. Pembuatan konten lebih mudah
Pembuatan konten atau artikel di blog tentu tidak memerlukan skill editing video. Hanya perlu pendeskripsian secara tertulis tentang hal-hal yang berkaitan dengan niche blog (klasifikasi berdasarkan jenis dan konten) yang kita miliki. Waktu pembuatannya pun tidak memakan waktu yang cukup lama, karena ada sebagian blogger yang membuat konten artikel hanya dalam waktu kurang lebih 2 – 3 jam. Jadi bisa dibayakan jika 1 artikel hanya diselesaikan dalam waktu 2 – 3 jam, maka bisa jadi berapa artikel dalam sehari.


2. Prosentase profit sharing lebih tinggi
Penggunaan website sendiri pada platform blog cukup berdampak signifikan pada prosentase profit sharing atau bagi hasil dengan Google. Diketahui bahwa prosentase bagi hasil antara publisher dengan Google adalah 68/32 persen. Yang mana 68 persen untuk publisher, dan 32 persennya untuk google. Cukup menggiurkan bukan platform yang satu ini.


3. low cost atau biaya lebih murah
Bagi para blogger tentunya sudah tahu dan paham mengenai berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk platform blog. Paling tidak biaya yang harus dikeluarkan untuk blog hanya setahun sekali, yaitu pada waktu perpanjangan masa aktif hosting/domain, itu pun klo kita pilih hosting yang berbayar. Tp ada juga sebagian blogger yang lebih nyaman menggunakan hosting bawaan Google yaitu blogspot(dot)com, yang pastinya free tanpa biaya sepeserpun.


4. Minim persaingan
Jika asumsi tentang YouTube itu benar bahwa pendapatan dari YouTube lebih banyak dari pada Blog, maka tidak menutup kemungkinan semua publisher rame-rame akan pindah ke platform YouTube dan mengurangi jumlah kompetitor platform blog. Sehingga untuk berada di posisi page one pada search engine akan lebih mudah (namun tetap harus dengan konten unik dan berkualitas).


Kekurangan Platform Blog

1. Sulitnya mendapatkan visitor
Kunci utama agar Blog yang kita miliki dapat menghasilkan uang, syaratnya adalah visitor atau pengunjung Blog harus banyak. Dan untuk mendapatkan visitor tidak semudah yang kita bayangkan karena kita harus bisa mengoptimalkan Blog yang kita miliki dengan cara rajin promosi di media sosial seperti facebook dan media sosial lainnya, blogwalking juga harus gencar kita lakukan agar Blog kita lebih dikenal lagi oleh Blogger lain. Selain itu, konten yang kita sajikan harus memiliki kualitas yang bagus agar mampu bersaing dengan Blogger lainnya di halaman teratas google search


2. Banyak kendala tekhnis
Merawat Blog agar tetap eksis tidak semudah yang kita bayangkan. Karena tentunya akan banyak kendala yang harus kita hadapi. Contoh misal, adanya kesalahan crawl atau eror pada url Blog. Tentu sudah menjadi keharusan bagi kita untuk berfikir lebih keras dalam menyelesaikan masalah tersebut. Lain lagi jika konten yang kita buat terkena hak cipta, padahal konten yang dibuat merupakan konten original buatan sendiri, dan masih banyak kendala tekhnis lainnya yang mungkin akan kita temui jika kita memilih platform Blog


3. Perlu kerja keras untuk mendapakan approve Googla Adsense
Untuk menjadi publisher adsense melalui platform Blog perlu perjuangan keras. Pengalaman penulis sendiri sebagai publisher adsense sampai saat ini. Awal-awal mendaftarkan Blog ke google adsense butuh kerja keras dan harus mengalami penolakan berkali-kali, karena Blog yang akan didaftarkan harus sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh google. Baik dari tampilan fisik Blog, atu pun dari konten yang kita post ke dalam Blog kita.

Platform YouTube

Kelebihan Platform YouTube

1. Mudah mendapatkan viewers
Kebanyakan orang lebih tertarik pada bentuk visual dari pada harus membaca sekian banyak kata pada artikel. Dan itu menjadi keuntungan tersendiri bagi YouTuber untuk mendapatkan visitor dan subscribes yang banyak dari setiap konten yang mereka post di kanal YouTube mereka. Lebih jika video yang diupload bisa menjadi trending, sudah bisa dipastikan ribuan bahkan jutaan viewers akan membanjiri kanal YouTube kita. Dan kemungkinan yang seperti ini jarang didapatkan dari konten atau artikel di platform Blog.


2. Teknik SEO mudah
Banyak dari Blogger yang dengan sengaja pindah haluan ke YouTube, mengatakan bahwa Teknik SEO (Search Engine Optimization) pada YouTube lebih mudah dari pada Blog. Hanya dengan upload video dengan judul yang tepat dan sedikit mempromosikan video yang kita upload, sudah bisa mengundang banyak viewers. Sangat beda sekali dengan Blog yang harus submit terlebih dahulu ke webmaster agar artikel yang kita post bisa diindeks oleh google, agar artikel yang kita post bisa dijangkau oleh pembanca.


3. Mudah mendapatkan approve google adsense
Beda dengan platform Blog, YouTube terkesan sangat mudah untuk mendapatkan approve dari google adsense. Hanya dengan kanal YouTube yang tidak memiliki pengalaman melanggar TOS (Term of Service)-nya google dan 10 ribu viewers, sudah bisa mengantri untuk direview. Pun waktu reviewnya tidak selama Blog, yaitu hanya kurang lebih 3 harian saja.


Kekurangan Platform YouTube

1. Rumitnya dan mahalnya pembuatan konten
Yang menjadi alasan klasik para YouTuber mati suri adalah proses pembuatan kotennya. Karena dalam proses pembuatan konten YouTube membutuhkan kerja keras karena selain harus bisa menentukan konten yang bagus, editing video pun juga dibutuhkan agar tampilan video yang kita upload menarik minat orang untuk melihatnya. Selain itu, dalam pembuatan konten juga membutuhkan biaya tidak sedikit karena keperluan sketsa dan alat pendukung lainnya tentu juga butuh biaya.


2. Tidak semua konten ada iklannya
Kekurangan kedua dari platform YouTube adalah tidak semua konten ada iklannya. Artinya tidak semua views di YouTube yang termonetize dan dapat terlihat iklannya oleh audience. Jika sudah demikian, tentu hal tersebut akan berdampak pada pendapatan kita. Jadi meskipun ada ratusan ribu views di kanal YouTube kita, tidak menjamin pendapatan yang kita peroleh akan sama besar dengan views tersebut.


3. Prosentase profit lebih sedikit
Prosentase bagi hasil YouTube lebih kecil dari pada Blog. Pembagian hasil dari penayangan iklan di YouTube hanya 55%, sisanya untuk YuoTube/google. Minimnya profit yang diterima dikarenakan platform yang kita pakai adalah milik google alias gratis. Jadi wajar dong jika google harus memotong sekian persen dari hasil pendapatan yang kita peroleh. Beda halnya dengan Blog, dimana platform yang satu ini bisa beli hosting sendiri sehingga profit yang diterima akan lebih banyak, karena hosting yang dipakai bukan hosting gratisan.


Demikianlah informasi mengenai kelebihan dan kekurangan platform Blog dan YouTube. Semoga ulasan di atas dapat membatu kita keluar dari situasi yang membingungkan, antara menjadi Blogger atau YouTuber. Pada dasarnya, untuk menjadi Blogger atau pun YouTuber tergantung pada sense kita sendiri. Jangan sampai kita memaksakan sesuatu yang sejatinya tidak bisa kita lakukan. Jika itu terjadi, maka kita akan mengalami stuck di tengah jalan. So, make it happen with your passion…….

4 komentar

  1. hmm tpi jaman skrng kyknya lebih populer yutub ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas, karena secara psikologis seseorang lebih tertarik pada informasi yang bersifat visual. tingkat keinginan untuk membaca memang sedikit di kalangan masyarakat kita khususnya. jd, hal ini yang kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan Youtuber untuk main dengan YT. terima kasih sudah mampir....

      Delete