Kenali Ciri-ciri Depresi Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Buat Info - Kenali Ciri-ciri Depresi Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Buatinfo.com - Masa kanak-kanak merupakan masa keemasan. Karena di masa ini merupakan awal dimulainya proses perkembangan, baik perkembangan sensorik atau pun motorik. Selain itu, masa kanak-kanak juga dikenal dengan masa estetika, yaitu dimulainya pengenalan terhadap bentuk perasaan keindahan.


Dengan telah bisa mengenal bentuk perasaan keindahan, maka masa kanak-kanak terbilang cukup rentan sekali mengalami depresi pada saat mereka menghadapi guncangan perasaan yang kuat. Semisal, pernah mengalami kerundungan atau bullying, kekerasan, kehilangan orang yang dicintai (orang tua), dan broken home.


Umumnya, angka penderita depresi lebih didominasi oleh usia dewasa akibat dari tekanan fikiran yang berlebih. Namun, diketahui bahwa prosentase depresi pada anak juga cukup tinggi. Yang mana hal tersebut disebabkan oleh guncangan perasaan seperti yang tersebut di atas. Lantas bagaiman cara mengenali ciri-ciri depresi pada anak?. Dan langkah apa saja yang harus dilakukan dalam mengatasinya?. Semua itu akan kita bahas selengkapnya di bawah ini.


Ciri-ciri Depresi Pada Anak


Kita sebagai orang tua, tentunya harus mengetahui apa saja ciri-ciri depresi pada anak. Karena anak-anak belum bisa mengungkapkan dengan jelas problematika yang mereka alami. Pada dasarnya ciri-ciri depresi pada anak tidak jauh beda dengan ciri-ciri depresi pada orang dewasa. Hanya saja dampak yang dihawatirkan jauh lebih tinggi. Mengingat depresi yang dialami oleh anak akan berdampak buruk bagi proses perkembangannya, baik fisik atau pun mental. Adapun ciri-ciri depresi pada anak bisa dilihat dari dua ciri, yaitu ciri fisik dan ciri mental, seperti di bawah ini :


Ciri Fisik


Notabene anak yang mengalami depresi akan mengalami gangguan dari aspek fisiknya seperti:

1. Turunnya berat badan. Pasalnya, anak yang mengalami depresi akan mengalami penurunan nafsu makan.

2. Sakit kepala yang diakibatkan menegangnya beberapa otot kepala akibat depresi yang diderita. 

3. Sakit perut. Diketahui bahwa orang yang mengidap depresi akan mengalami penurunan metabolisme tubuh yang memungkinkan pasien mengalami masalah susah buang air besar. Namun dibeberapa kasus, depresi dapat menyebabkan perut kembung yang memicu irritable bowel syndrome dan menyebabkan diare.

4. Susah tidur meski dalam kondisi tubuh capek. Hal ini disebabkan oleh beban fikiran terlalu banyak dan menyebabkan kerja otak menjadi berlebih.

5. Terlihat letih dan lesu


Ciri Mental


1. Aktivitas terganggu
Ciri pertama pada anak yang mengalami depresi adalah aktivitas terganggu. Artinya, anak cenderung lebih diam dari pada melakukan aktivitas yang biasa mereka lakukan setiap harinya, seperti aktivitas sosial, bermain, makan dan aktivitas lainnya. Semangat untuk melakukan aktivitas akan mengalami penurunan hingga sampai pada hilangnya minat pada aktivitas-aktivitas tersebut.

2. Kemampuan mengalami hambatan
Ciri yang kedua adalah kemampuan kemampuan mengalami hambatan. Anak yang mengalami depresi biasanya akan mengalami gangguan konsentrasi sehingga kemampuan akademiknya akan terganggu. Tidak hanya itu, kurangnya minat anak untuk melakukan aktivitas, termasuk aktivitas sosial akan berdampak pada menurunnya kemampuan mengelola emosional seperti kepedulian antar sesama.

3. Mood gampang berubah
Ciri yang ketiga adalah mood gampang berubah. Jika kita mendapati perilaku anak gampang berubah seperti mudah marah dan terlihat gelisah, itu artinya anak sedang mengalami depresi. Mungkin perubahan mood ini bisa kita anggap wajar dan tidak perlu dihawatirkan karena bersifat normal. Tapi, beda hal jika intensitas perubahan mood tersebut sering terjadi. Kita sebagai orang tua tentu harus lebih waspada akan perubahan mood tersebut.

4. Pandangan mata kosong / melamun
Ciri yang terakhir pada anak yang mengalami depresi adalah seringnya melamun. Kecenderungannya, jika anak selalu mengalami sedih dan marah, mereka akan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan melamun karena otak akan bekerja lebih keras untuk melawan perasaan sedih dan emosional yang tak menentu.

Cara Mengatasi Depresi Pada Anak


Seperti yang sudah kami tulis di atas bahwa penting rasanya bagi orang tua untuk mengetahui ciri-ciri depresi pada anak agar kita sebagai orang tua tahu bagaimana cara mengatasi depresi yang dialami oleh anak-anak kita. Adapun yang perlu kita lakukan dalam mengatasi depresi adalah sebagai berikut:

1. Terapi bermain
Ajaklah anak untuk melakukan permainan yang mereka senangi. Jadi orang tua harus proaktiv dengan selalu mengajak anak untuk melakukan aktivitas seperti bermain agar anak tidak gampang melamun dan gampang mengalami perubahan mood.

2. Luangkan waktu untuk anak
Dengan sering meluangkan waktu untuk anak dan melakukan interaksi baik dalam bentuk komunikasi atau pun dalam bentuk permainan. Kita sebagai orang tua telah membantu anak untuk mengendalikan emosionalnya agar tetap stabil, serta dapat meningkatkan kemampuan akademiknya.

3. Perbaiki hubungan keluarga
Sebagaimana yang tersebut di atas tentang faktor penyebab terjadinya depresi pada anak, salah satunya adalah faktor keluarga. Jadi dengan menciptakan hubungan yang baik dan harmonis dalam keluarga, akan membuat anak merasa aman, nyaman dan dicitai. Sehingga anak bisa terbebas dari resiko depresi.

4. Periksakan anak ke Psikolog
Jika kita mendapati anak dengan ciri-ciri depresi seperti yang tersebut di atas. Ada baiknya kita sebagai orang untuk memeriksakan anak ke Psikolog, agar anak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.


Intinya, peran orang tua sangatlah penting dalam upaya mengatasi depresi pada anak. Support dalam bentuk pendampingan akan memberikan perasaan tenang, nyaman, dan aman bagi anak, sehingga emosional anak lebih stabil. Demikianlah informasi tentang ciri-ciri depresi pada anak dan cara mengatasinya. Dan jika informasi di atas dapat memberikan manfaat bagi kita semua, jangan lupa share and commentnya. Karena berbagi itu indah. 😊

2 komentar untuk "Kenali Ciri-ciri Depresi Pada Anak dan Cara Mengatasinya"

  1. Balasan
    1. Terima kasih kembali Mbak Tira..... thanks juga buat kunjungan rutinnya... :)

      Hapus

Posting Komentar