Mengenal Budaya Asli Indonesia yang Mulai Terabaikan

Buat Info - Mengenal Budaya Asli Indonesia yang Mulai Terabaikan

Indonesia dikenal sebagai negara multicultural yang kaya akan keragamannya. Baik itu suku, Ras, bahasa, dan Agama berbaur menjadi satu dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika. Selain keragaman yang tersebut di atas, terdapat pula keragaman budaya yang dimiliki dan banyak tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.


Namun, sebelum kita masuk jauh mengenal tentang budaya asli Indonesia. Buat tambahan Informasi, ada baiknya jika terlebih dahulu kita mengetahui definisi budaya itu sendiri dari beberapa sudut pandang. Dari bahasa sanskerta, Budaya adalah akar dari kebudayaan yang didalamnya mengandung arti budi dan pekerti. Sedangkan secara etimologi, budaya berasal dari bahasa latin colere yang berarti mengolah. Artinya, budaya merupakan hasil dari berfikir dan berperilaku beberapa orang sehingga menjadi pola yang membentuk cara hidup masyarakat dalam suatu kelompok.
   

Budaya memiliki peran penting bagi suatu bangsa, karena budaya bisa menjadi identitas suatu bangsa. Oleh karena itu, akan sangat penting pula bagi kita sebagai generasi penerus bangsa untuk turut serta menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia, agar identitas bangsa Indonesia di mata bangsa lainnya tak terlihat buram.


Namun sayangnya, terdapat beberapa budaya asli Indonesia yang saat ini tak lagi nampak ke permukaan akibat terabaikan. Budaya apa saja yang mulai terabaikan oleh sebagian besar generasi penerus bangsa tersebut?. Semua itu akan kita bahas di bawah ini:

1. Budaya Reog

Reog sendiri merupakan seni budaya tari asli Indonesia yang berasal dari Porogo Jawa Timur.  Namun diketahui pula bahwa reog juga bisa kita temui di beberapa daerah seperti Bali dan Banyuwangi. Awal mula munculnya reog berasal dari cerita rakyat tentang sebuah pemberontakan yang dilakukan oleh salah satu abdi kerajaan, yaitu Ki Ageng Kutu. Dalam budaya tari reog terdapat beberapa lakon yang masing-masing merepresentasikan sosok dalam suatu kerajaan. Dimana diantaranya adalah Singo Barong yang merupakan lakon utama, Prabu Klono Suwandono yang menggambarkan seorang raja yang sangat sakti, Bujang Ganong yang menggambarkan sosok patih yang energik, Warok yang menggambarkan sosok yang memiliki kedalaman batin / suci, dan yang terakhir Jathil yang menggambarkan sosok prajurit berkuda yang lengkap dengan aksesoris kudanya.

2. Tari Aceh / saman

Tari Aceh atau yang lebih dikenal dengan tari saman adalah budaya tari tradisional asli Indonesia yang berasal dari salah satu suku bukit tinggi di Aceh yaitu suku Gayo. Diketahui bahwa, tari saman merupakan salah satu media dakwah Islam yang diciptakan oleh Syekh Saman pada abad 14 M. Jadi tidak heran jika dalam syair tari saman mengandung petuah atau dakwah yang ditujukan baik kepada semua pemain atau pun penonton yang hadir. Tari saman sendiri biasanya dilakukan atau ditampilkan pada acara-acara tertentu seperti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, perayaan adat dan penyambutan tamu terhormat.

3. Budaya Gamelan

Gamelan adalah seni musik tradisional dari tanah Jawa yang memiliki suara khas yang dapat mengahadirkan ketenangan jiwa bagi yang mendengarkan. Tapi sayangnya, budaya gamelan ini masuk dalam kelompok budaya yang mulai terabaikan. Dimana hal tersebut terlihat dari kurangnya minat generasi muda sekarang untuk mempelajari seni musik tradisional yang satu ini. Padahal, gamelan merupakan seni musik yang mudah untuk dipelajari karena gamelan sendiri memiliki lima nada pokok (pentatonis), dengan beberapa instrument musik seperti kendang, siter, kecapi, simbal, dan suling.

4. Budaya Wayang kulit

Wayang kulit atau yang juga dikenal dengan Ma Hyang merupakan budaya asli Indonesia yang mengalami nasib hampir sama dengan ketiga jenis budaya lainnya yang tersebut di atas, yaitu terabaikan. Sama dengan gamelan, wayang kulit juga dikenal sebagai budaya asli Indonesia yang berasal dari tanah Jawa, dan memiliki fungsi yang hampir sama pula dengan tari saman yaitu sebagai media dakwah yang pernah dilakukan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga pada kala itu. Beliau memilih media wayang dikarenakan wayang identik dengan warga Jawa pada kala itu. Sehingga akan sangat mudah melakukan pendekatan psikologis dalam rangka menyiarkan syariat Islam.


Buat Info tambahan, dari beberapa budaya yang tersebut di atas, sudah ditetapkan sebagai budaya asli Indonesia oleh UNESCO. Namun sayangnya, budaya yang merupakan identitas bangsa Indonesia ini tidak banyak diketahui atau bahkan terkesan terabaikan oleh generasi muda saat ini. Sebagian besar dari mereka justru lebih paham dan lebih tertarik mempelajari budaya asing, yang mana salah satunya seperti sajian drama korea (Drakor) yang banyak digandungi oleh generasi muda saat ini.

Sebagai bangsa yang besar dan kaya akan culture budayanya. Sepatutnya kita sebagai generasi penerus harus turut andil dalam menjaga dan melestarikan budaya asli Indonesia. Agar warisan budaya yang notabene menjadi identitas bangsa ini, tetap ada dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita nanti.

Demikianlah informasi tentang mengenal budaya asli Indonesia yang mulai terabaikan. Semoga informasi di atas dapat menambah semangat nasionalisme kita dengan turun serta menjaga kekayaan budaya bangsa sendiri. Dan jika informasi di atas dapat pula bermanfaat bagi orang lain, jangan lupa untuk share dan comment, karena berbagi itu indah.

Tidak ada komentar untuk "Mengenal Budaya Asli Indonesia yang Mulai Terabaikan"

Berlangganan via Email