Ketahui Perbedaan Antara Rekrutmen dan Seleksi Karyawan dalam Manajemen SDM

Buat Info - Ketahui Perbedaan Antara Rekrutmen dan Seleksi Karyawan dalam Manajemen SDM


Buatinfo.com - Perlu kita ketahui bersama bahwa proses rekrutmen dan sistem seleksi karyawan merupakan serangkaian kegiatan dalam manajemen SDM, untuk mendapatkan tenaga professional sesuai dengan yang dibutuhkan. Itu artinya, baik rekrutmen dan seleksi menjadi serangkaian kegiatan yang tidak bisa dihilangkan.


Hanya saja, dalam pelaksanaannya rekrutmen dan seleksi dilakukan secara terpisah. Dimana proses rekrutmen dilakukan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan seleksi. Hal ini menjelaskan bahwa antara rekrutmen dan seleksi karyawan memiliki perbedaan baik dari segi teknis maupun fungsi. Dan pada kesempatan kali ini, buatinfo.com akan berbagi informasi tentang beberapa perbedaan antara proses rekrutmen dengan sistem seleksi karyawan.


Rekrutmen dalam Manajemen SDM

Secara definisi, rekrutmen merupakan kegiatan dalam manajemen SDM yang menghubungkan calon karyawan atau pencari kerja dengan perusahaan atau organisasi. Contohnya seperti melakukan postingan lowongan pekerjaan di surat kabar, sosial media, atau pun platform lowongan kerja berbayar.


Tujuan dilakukannya rekrutmen adalah untuk menjaring sebanyak-banyaknya calon karyawan dari masyarakat luas, tanpa harus memberikan batasan jumlah pelamar yang masuk. Itu artinya, siapapun dan berapapun jumlah calon karyawan yang melamar tetap akan diproses. Jadi, jika dilihat dari definisi dan tujuannya, proses rekrutmen ini menggunakan pendekatan positif karena memberikan peluang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat untuk melamar pekerjaan yang telah disediakan.


Seleksi Karyawan dalam Manajemen SDM

Definisi seleksi karyawan adalah serangkaian kegiatan dalam manajemen SDM dalam upaya memutuskan apakah calon karyawan yang telah melamar kerja diterima atau tidak. Proses tersebut dimulai dari pengecheckkan berkas lamaran, interview, evaluasi medis, sampai dengan diputuskan diterima atau tidak.

[Baca Juga: Faktor Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Proses Seleksi Karyawan]

Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan seleksi karyawan ini adalah untuk membatasi calon karyawan yang melamar, sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Sehingga akan tersisa beberapa kandidat yang dirasa memiliki kualifikasi yang sesuai kebutuhan perusahaan. Itu artinya, dalam sistem seleksi karyawan ini proses yang dilakukan cukup ketat dalam upaya mendapatkan karyawan yang tepat.


Perbedaan Rekrtumen dan Seleksi Karyawan

Dari pemaparan di atas, bisa kita simpulkan bahwa antara rekrutmen dan seleksi karyawan merupakan satu kesatuan dalam kegiatan manajemen SDM yang salah satunya tidak bisa dihilangkan. Namun demikian, ternyata terdapat beberapa perbedaan antara rekrutmen dengan seleksi karyawan. Dimana perbedaan tersebut diantaranya adalah:


1. Tujuan

Jika rekrutmen memiliki tujuan untuk mendapatkan atau menjaring calon karyawan sebanyak-banyak. Maka seleksi bertujuan untuk membatasi atau mengurangi calon karyawan. Sehingga akan tersisa beberapa kandidat yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

[Baca Juga: Manfaat Sistem Seleksi Karyawan yang Wajib Diketahui]

2. Pendekatan

Sesuai dengan tujuannya, rekrutmen melakukan penjaringan calon karyawan sebanyak-banyaknya. Itu artinya pedekatan yang digunakan dalam proses rekrutmen adalah pendekatan positif. Namun tidak demikian dengan seleksi karyawan, karena tujuannnya hanya mengumpulkan kandidat yang sesuai, dan mengurangi jumlah calon karyawan. Maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan negatif.


3. Urutan

Jika dilihat dari teknis pelaksanaannya. Bisa kita ketahui bahwa sebelum dilakukannya sistem seleksi karyawan. Terlebih dahulu yang dilakukan adalah proses rekrutmen untuk mengumpulkan calon karyawan yang nantinya akan diseleksi sesuai dengan yang dibutuhkan.


4. Proses

Rekrutmen tidak membutuhkan proses yang lama atau pun sulit. Beda hal dengan seleksi, dimana calon karyawan harus melewati beberapa tahapan seperti seleksi berkas, tes psikologi, study case, dan tes kesehatan sampai kandidat tersebut dinyatakan diterima atau tidak.


5. Waktu

Rekrutmen tidak membutuhkan banyak waktu untuk menjaring kandidat dalam jumlah yang banyak. Sedangkan seleksi membutuhkan cukup banyak waktu untuk mendapatkan karyawan sesuai dengan yang dibutuhkan.


Nah, itulah beberapa perbedaan antara rekrutmen dengan sistem seleksi karyawan yang perlu kita ketahui. Agar fungsi manajemen SDM tetap efektif dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan bisa memberikan pemahaman kepada kita semua tentang perbedaan rekrutmen dan seleksi karyawan dalam manajemen SDM. Jangan lupa share dan comment, karena berbagi itu indah.

2 komentar untuk "Ketahui Perbedaan Antara Rekrutmen dan Seleksi Karyawan dalam Manajemen SDM"

Posting Komentar

Berlangganan via Email