Kenali Resiko Usaha Konveksi Sedini Mungkin untuk Menghindari Kerugian

Buat Info - Resiko Usaha Konveksi


BuatInfo.com - Membuka usaha apa pun pasti memerlukan perhitungan khusus, seperti modal, pembelian aset fisik penunjang operasional, sewa lokasi, gaji karyawan, dan resiko kerugian yang mungkin bisa muncul kapan saja. Begitu juga dengan usaha konveksi yang Anda jalankan. Tentu memerlukan analisa yang tepat guna menghindari resiko yang tidak diinginkan.


Berpikir kreatif adalah suatu keharusan untuk selalu meng-update motif dan kreasi dari baju yang akan Anda produksi. Contoh misal, usaha konveksi Anda memproduksi baju anak-anak. terlebih dahulu Anda harus mengetahui apa yang disukai oleh mereka. Misalnya, Anak-anak sangat menyukai baju dengan motif kartun favoritnya, seperti batman, marvel, power ranger, doraemon, dan sebagainya. Yang demikian ini bisa menjadi strategi pemasaran konveksi yang tepat untuk usaha Anda.


Namun sebelum Anda memutuskan untuk fokus menjalani usaha konveksi. Terlebih dahulu lakukan analisis SWOT usaha konveksi untuk mengetahui apa saja peluang dan resiko yang mungkin akan Anda hadapi.


Resiko Usaha Konveksi

Seperti yang tersebut di atas bahwa setiap usaha apapun pasti memiliki resiko yang dapat menyebabkan kerugian. Begitu juga dengan usaha konveksi, tentu memiliki resiko yang bisa muncul kapan saja. Namun resiko-resiko usaha konveksi tersebut bisa Anda minimalisir dengan mengenalnya sedini mungkin. Adapun resiko usaha konveksi diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Kompetitor

Kompetitor merupakan resiko ekternal dari usaha konveksi yang Anda jalani. Ada berapa banyak kompetitor yang menjual produk seperti milik Anda di daerah sekitar?. Jika cukup banyak maka Anda perlu menggunakan manajemen risiko dalam usaha Anda. Kenali produk apa saja yang mereka jual dan juga bagaimana kualitas produknya. Sehingga Anda bisa bersaing secara kreatif dan inovatif tanpa harus merusak harga di pasaran.

[Baca Juga: Manfaat Analisis SWOT untuk Usaha Konveksi]


2. Minat konsumen

Sama halnya dengan kompetitor, minat konsumen juga marupakan resiko eksternal dari usaha konveksi. Dan untuk mengantisipasi resiko ini, Anda cukup mencari tahu produk apa saja yang banyak dicari oleh konsumen didaerah tempat produksi atau tempat penjualan Anda. Lakukan survey mengenai produk favorit, bisa Anda lakukan dengan obrolan kecil atau dengan cara yang lebih resmi seperti menyebarkan kuisioner.


3. Daya beli masyarakat

Notabene orang membeli barang bukan hanya karena minat saja, melainkan juga karena adanya kemampuan untuk membeli. Jadi, kenali daya beli masyarakat agar Anda bisa menentukan harga jualnya. Jangan sampai Anda mematok harga terlalu tinggi dilingkungan masyarakat menengah ke bawah, resikonya produk Anda tidak akan laku terjual karena masyarakat tidak sanggup membelinya. Barang yang tidak laku akan menumpuk dan modal Anda tidak akan bisa diputar, cenderung menuju kerugian karena model pakaian konveksi Anda kurang diminati.


4. Kualitas desain

Resiko lain dari usaha konveksi adalah kualitas desain. Seperti yang tersebut di atas bahwa usaha konveksi ini perlu ide kreatif untuk terus meng-update motif dan desain baju. Desain yang kurang menarik akan menghilangkan minat konsumen untuk membeli. 


Oleh karena itu perlu dilakukan tes desain pada orang-orang terdekat, buatlah beberapa contoh model desain pakaian hasil dari produksi konveksi yang Anda kelola. Bawalah saat Anda arisan atau perkumpulan keluarga, lalu mintalah pendapat mengenai desain dan kualitas bahan yang digunakan. Hal ini bisa Anda gunakan untuk improve desain maupun kualitas bahan dan jahitan.


5. Sistem kredit

Resiko terakhir ini yang mungkin paling banyak ditemui. Alih-alih agar barang cepat laku dan tidak menumpuk, malah yang demikian ini dapat memicu kerugian untuk usaha konveksi Anda. Saat pelanggan Anda menunda waktu pembayaran yang telah disepakati sebelumnya, sama dengan menunda biaya produksi Anda. Jangan sampai Anda tidak bisa melakukan proses produksi karena ada uang yang tertahan di orang lain. Jadi sebaiknya pikirkan terlebih dahulu sebelum menggunakan sistem kredit kepada pelanggan.


Nah itulah beberapa resiko yang mungkin bisa jadi ancaman usaha konveksi yang Anda jalankan. Jadi penting untuk mengetahui lebih dini tentang resiko-resiko seperti yang tersebut di atas. Jadi, dengan mengetahui resiko apa saja dari usaha konveksi, maka setidaknya Anda sudah dapat menyiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi dan meminimalisir dampak kerugian yang timbul dari resiko itu sendiri.


Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi Anda yang saat ini sedang atau akan memulai usaha konveksi. Jangan lupa share dan comment, karena berbagi itu indah.

Tidak ada komentar untuk "Kenali Resiko Usaha Konveksi Sedini Mungkin untuk Menghindari Kerugian"

Berlangganan via Email