Mengenal Proses Seleksi Karyawan dalam Dunia Kerja

Buat Info - Proses Seleksi Karyawan


Proses seleksi

seperti yang pernah kita tulis pada artikel-artikel sebelumnya, merupakan metode yang dilakukan untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan yang dibutuhkan (the right man on the right place). Secara umum, proses seleksi ini dilakukan tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mendapatkan SDM yang akan menempati posisi jabatan tertentu. (Handoko, 2001)


Secara teknis,proses seleksi ini dimulai dari sejak dilakukannya pencarian kandidat atau pelamar, sampai dengan diputuskannya pelamar untuk diterima dan bekerja di perusahaan tersebut. Adapun detail prosesnya akan kita bahas pada artikel kali ini.

[Baca Juga: Jenis-jenis Seleksi Karyawan]

Proses Seleksi Karyawan

Seperti yang tersebut di atas bahwa proses seleksi karyawan ini dilakukan dari sejak pencarian kandidat sampai dengan adanya putusan ditolak atau diterima untuk menempati posisi yang tersedia. Adapun proses awal sampai dengan akhir, diantaranya sebagai berikut:

1. Penerimaan surat lamaran

Umumnya, penerimaan surat-surat lamaran ini dilakukan setelah melalui tahapan rekrutmen. Dalam proses ini, surat lamaran yang masuk akan disortir sesuai dengan kualifikasi yang butuhkan. Dalam pelaksanaannya proses ini bisa dilakukan dalam berbagai cara, dimana salah satunya seperti pemanfaatan aplikasi online, dimana pelamar cukup hanya mengisi form yang telah disediakan. Sehingga mempermudah pengecheckkan data oleh HRD.


2. Seleksi Surat lamaran

Setelah penerimaan selesai, dan didapatkan beberapa pelamar dengan jumlah yang dibutuhkan. Maka proses selanjutnya adalah proses seleksi surat lamaran. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh HRD pada saat proses seleksi surat lamaran diantaranya adalah sebagai berikut:

- Latar belakang pelamar, seperti pendidikan, pengalaman kerja, dan keahlian yang dimiliki oleh pelamar

- Cara penulisan CV yang baik dan benar dengan mencantumkan data-data yang dibutuhkan oleh perusahaan

- Penulisan surat lamaran dilakukan secara professional, tidak bertele-tele dan mengunakan bahasa yang baik dan benar.


3. Psikotes

Langkah berikutnya pada proses seleksi karyawan adalah pelaksanaan psikotes. Setelah HR mendapatkan surat lamaran sesuai dengan yang dibutuhkan, maka selanjutkan akan dilakukan psikotes untuk melihat kemampuan pelamar dalam bidang kerja yang dibutuhkan. Adapun beberapa alat tes yang umum digunakan oleh perusahaan, pernah kami tulis pada artikel sebelumnya tentang 5 Jenis Alat Tes Psikologi yang Biasa Digunakan dalam Seleksi Karyawan.


4. Wawancara/interview

Wawancara atau interview akan dilakukan pada saat setelah diperoleh kandidat yang memiliki kualifikasi seperti yang dibutuhkan. Teknisnya, penyeleksi atau HR akan bertemu secara langsung dengan pelamar yang masuk kualifikasi dan memberikan beberapa pertanyaan yang korelasinya seputar jabatan kerja yang dilamar. 

[Baca Juga: Kendala Pada Proses Seleksi karyawan]

Tujuan dilakukannya interview ini adalah untuk menggali informasi yang diperlukan oleh penyeleksi. Adapun beberapa persiapan yang perlu dilakukan oleh penyeleksi atau HR, diantaranya sebagai berikut:

- Membuat schedule interview dengan kandidat

- Menghubungi kandidat via telephone dengan menginformasikan teknis pelaksanaan interview seperti lokasi, tempat, dan berkas yang dibutuhkan.


5. Evaluasi medis

Proses selanjutnya setelah melewati wawancara atau interview, dan perusahaan sudah mengantongi nama-nama kandidat yang dianggap sesuai. Maka yang perlu dilakukan lebih lanjut adalah evaluasi medis atau yang lebih dikenal dengan tes kesehatan. Tes kesehatan ini bisa dilakukan oleh dokter perusahaan jika di dalam perusahaan tersebut terdapat tenaga medis. Tujuan dari dilakukannya tes kesehatan ini adalah untuk mengetahui kesiapan pelamar dari segi kesehatan untuk bekerja. Selain itu juga untuk meminimalisir pengeluaran biaya kesehatan karyawan kedepannya.


6. Wawancara oleh penyelia

Yang disebut penyelia disini adalah atasan langsung yang notabene bertanggung jawab atas karyawan baru yang akan diterima. Kemampuan yang dimiliki oleh penyelia dalam mengevaluasi kecakapan teknis pelamar menjadi pertimbangan perusahaan untuk memberikan wewenang kepada penyelia dalam hal memberikan keputusan final dari proses seleksi itu sendiri.


7. Keputusan Final

Keputusan yang akan diambil baik oleh HRD ataupun penyelia menjadi putusan akhir dari proses seleksi karyawan. Secara teknis, HRD akan menghubungi kandidat yang dinyatakan lolos dari proses seleksi karyawan via telephone, dan akan diminta untuk mulai bekerja pada hari dan tanggal yang telah ditentukan. Dan biasanya juga, bagi kandidat yang belum lolos, akan dijadikan pertimbangan untuk menempati posisi lain pada saat dibutuhkan.

[Baca Juga: Faktor Penting dalam Proses Seleksi Karyawan]

Nah, itulah beberapa tahapan proses seleksi karyawan dalam dunia kerja yang perlu kita ketahui. Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Bagi pelamar kerja, diharapkan bisa menjadi tambahan informasi sebelum mengikuti atau menjalani proses seleksi di tempat di mana mereka melamar kerja. Dan bagi perusahaan atau penyeleksi, semoga menjadi pengingat untuk lebih prepare lagi dalam mempersiapkan proses seleksi karyawan yang akan dilakukan. Karena reliabilitas dapat ditingkatkan jika perusahaan menggunakan pertanyaan identik yang sudah disiapkan sebelumnya.


Jangan lupa share dan commentnya, karena berbagi itu indah.

Tidak ada komentar untuk "Mengenal Proses Seleksi Karyawan dalam Dunia Kerja"

Berlangganan via Email