Analisis SWOT : Pengertian, Aspek, Manfaat, dan Contoh Analisis SWOT

Buat Info - Analisis SWOT: Pengertian, Aspek, Manfaat, dan Contohnya


BuatInfo.com - Dalam membangun usaha tentunya kita membutuhkan metode analisa yang tepat sebagai persiapan dalam mengembangkan dan mempertahankan usaha tersebut. Umumnya, metode analisa yang banyak digunakan sebagai strategi jitu dalam membangun usaha adalah Analisis SWOT.


Pengertian Analisis SWOT

Menurut Sondang P. Siagian, analisis SWOT merupakan satu dari serangkaian instrument analisis yang ampuh apabila digunakan secara tepat. Dan diketahui pula secara luas bahwa SWOT merupakan akronim untuk kata-kata Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman). (Sondang P. Siagian; 172:2000)


Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa analisis SWOT adalah salah satu metode analisa yang dilakukan secara strategis sebagai dasar dalam membuat perencanaan terhadap usaha yang akan atau sedang dijalankan. Metode analisa ini terdiri dari empat aspek, yaitu Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threat yang disingkat menjadi SWOT.


Yang menjadi alasan kenapa metode analisa itu penting dalam membangun usaha adalah karena setiap usaha tentunya memiliki tujuan atau visi misi yang harus dicapai. Nah dalam upaya pencapaian tersebut dibutuhkan yang namanya metode analisa yang tepat, guna menganalisa ketepatan strategi-strategi yang akan diambil.

[Baca Juga: Membangun Usaha Konveksi dengan Analisis SWOT]

Memang ada sebagian orang yang beranggapan bahwa usaha tanpa strategi pun juga menghasilkan. Memang betul, tapi apakah bisa bertahan lama dalam menghadapi setiap perubahan kondisi pasar?. Analisis SWOT ini membantu kita dalam menganalisa apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan usaha, memanfaatkan setiap kesempatan, dan meminimalisir ancaman demi keberhasilan usaha yang kita jalankan.


Aspek Analisis SWOT

Seperti yang tersebut di atas bahwa analisis SWOT ini terdiri dari 4 aspek penting, yaitu di antaranya adalah Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Kesempatan), dan Threats (Ancaman). Yang mana 4 aspek tersebut terbagi ke dalam 2 faktor, yaitu faktor internal dan eksternal.

1. Aspek Internal

- Strengths (Kekuatan)

Kekuatan merupakan aspek internal yang menjadi karakteristik usaha dengan segala bentuk keunggulannya yang mendominasi kompetitor dan kebutuhan pasar. Itu artinya, kekuatan merupakan kemampuan khusus yang dapat memberikan keunggulan koparatif dari kompetitor lainnya.

Contoh: SDM yang kreatif, ketersediaan modal, relasi, lokasi, aset fisik, dan memiliki reputasi yang baik.

- Weaknesses (Kelemahan)

Hampir sama dengan strengths (kekuatan) yang juga merupakan aspek internal namun secara posisi tidak sama dengan. Weaknesses (kelemahan) ini menjadi karakteristik usaha yang menempatkan usaha pada posisi tidak menguntungkan bahkan cenderung merugikan.

Contoh: Minimnya ketersediaan aset, kurangnya keahlian sumber daya, kurangnya ketersediaan material, dan kerja tim yang jelek.


2. Aspek Eksternal

- Opportunities (Kesempatan)

Opportunities (kesempatan) merupakan aspek eksternal yang memberikan kontribusi lebih terhadap keberhasilan usaha dan bisa dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan yang lebih banyak.

Contoh: Tempat strategis, kelancaran promosi, pertumbuhan ekonomi daerah, dan tingginya jumlah kebutuhan pasar.

- Threats (Ancaman)

Treats (ancaman) hampir sama dengan Opportunities (kesempatan) di atas, yaitu sama-sama aspek ekternal. Namun yang membedakan dari keduanya adalah dampak terhadap perkembangan usaha. Treats (ancaman) merupakan aspek eksternal yang dapat memperlambat jalannya usaha atau bahkan beresiko mematikan usaha.

Contoh: Melemahnya pangsa pasar, perubahan politik, perkembangan teknologi, dan menurunnya minat pembeli.

Dari kedua faktor di atas. Baik aspek internal dan eksternal, kita bisa menganalisa lebih mendalam lagi tentang strategi yang akan kita ambil dalam memajukan usaha yang kita jalankan. Sehingga manfaatnya pun akan bisa kita rasakan pada usaha kita setelah mengimplementasikan analisis SWOT ini.


Manfaat Analisis SWOT

Tentunya banyak sekali manfaat yang bisa kita rasakan setelah mengimplementasikan analisis SWOT ini terhadap perkembangan usaha yang kita jalankan. Dimana beberapa manfaat analisis SWOT sebagai strategi jitu dalam mebangun usaha yang bisa kita ambil diantaranya adalah seperti:

1. Mengatasi masalah internal

Setiap usaha/bisnis tentunya akan mengalami masalah, tidak terkecuali. Begitu juga dengan usaha yang kita jalankan tidak akan terhindar dari masalah. Baik itu masalah eksternal maupun internal. Tapi, dengan menerapkan analisis SWOT, setiap masalah yang sedang atau akan kita hadapi dapat dengan mudah teratasi. Karena dengan hasil analisis SWOT kita dapat menemukan hambata-hambatan internal yang bisa segera mungkin kita atasi.


2. Usaha semakin berkembang

Upaya penggunaan analisis SWOT dalam membuat perencanaan usaha, akan sedikit banyak membantu kita dalam membuat strategi yang tepat guna mencapai tujuan usaha. Dengan demikian, tujuan untuk mengembangkan usaha pun akan berjalan dengan lancar sesuai dengan yang kita inginkan.


3. Menciptakan inovasi baru

Perusahaan yang telah berkembang tentunya dapat menciptakan inovasi-inovasi baru, khususnya pada produk yang dipasarkan. Kemunculan kompetitor baru setiap tahunnya dapat menjadi ancaman terhadap usaha/bisnis yang dijalankan. Sehingga untuk tetap bertahan harus sedapat mungkin menciptakan inovasi baru, baik dari strategi pemasaran maupun produk yang dipasarkan. Dan untuk menciptakan inovasi baru tersebut diperlukan yang namanya hasil riset dari faktor eksternal, dan itu bisa kita dapatkan dari penggunaan analisis SWOT.


4. Rencana pemasaran yang tepat

Terpenuhinya target pemasaran akan membuat usaha yang dijalankan terus berkembang. Dan manfaat lain dari analisis SWOT, yaitu memberikan rencana pemasaran yang tepat dengan pertimbangan beberapa pertimbangan seperti modal, demografi konsumen, serta strategi kompetitor.


5. Memberikan strategi bertahan dan berkembang

Seperti yang kita ketahui bahwa pelaku usah/bisnis yang mampu bertahan adalah mereka yang dapat beradaptasi dengan segala bentuk perubahan, seperti perubahan ekonomi, tren, sosial, dan perubahan lainnya. Nah, disinilah peran analisis SWOT kita butuhkan, karena dapat memberikan gambaran kondisi usaha/bisnis yang kita jalankan. Sehingga dapat membuat strategi bertahan dan berkembang dalam kondisi apapun.


6. Dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman

Seperti yang tersebut pada point 4 di atas bahwa kemampuan beradaptasi dalam kondisi apapun akan membuat usaha/bisnis yang kita jalan semakin berkembang. Usaha/bisnis yang tidak membekali diri dengan kemampuan adaptasi, akan sulit berkembang apalagi untuk bertahan. Nah, analisis SWOT dapat membekali usaha/bisnis dengan informasi-informasi ter-update agar tidak ketinggalan zaman, dan kalah bersaing dengan kompetitor.


7. Memperluas pemasaran

Tidak sedikit tentunya pelaku usaha yang menggunakan analisis SWOT sebagai metode analisa usaha yang mereka jalankan. Hal itu tidak terlepas dari manfaat yang mereka terima, seperti salah satunya keberhasilan dalam memperluas jaringan pemasaran. Mereka mampu menjaring konsumen dari semua generasi dengan menjadikan hasil analisis SWOT sebagai dasar perluasan pemasarannya.


8. Memudahkan analisa keuangan

Case study dilapangan memperlihatkan bahwa masalah defisit keuangan dapat disebabkan oleh kurangnya evaluasi dan improvement. Dan kurangnya evaluasi bisa disebabkan tidak adanya hasil analisa yang tepat. Oleh karena itu penting bagi pelaku usaha/bisnis untuk melakukan analis SWOT sebagai dasar evaluasi dan perbaikan.


Umumnya, dalam melakukan analisa keuangan menggunakan data dari SWOT, pastinya lebih detail karena analisa yang dilakukan fokus pada beberapa target yang telah ditentukan dalam periode tertentu. Sehingga dengan demikian, konsep keuangan akan lebih efisien, hemat biaya, dan meningkatkan hasil produksi secara sigifikan.


9. Menghindari kerugian

Tentunya tidak ada seorangpun yang ingin membangun usaha/bisnis dengan iming-iming kerugian. Semua pelaku usaha tentu menginginkan usaha yang mereka jalani terus mengalami keuntungan dan terhindar dari kerugian. Untuk menghindari kerugian sebenarnya cukup mudah, yaitu dengan melakukan pengamatan terhadap potensi atau kekuatan usaha, mengenali kelemahan, membaca peluang, dan mewaspadai ancaman. Dan itu semua merupakan aspek dari Analisis SWOT.


Contoh analisis SWOT

Dibawah ini merupakan salah satu contoh dalam mebuat analisis SWOT pada usaha konveksi:

• Kekuatan (Strengths)

- Memiliki karyawan denga pengalaman di bidang konveksi selama puluhan tahun

- Memiliki jaringan pemasaran yang luas

- Mampu berinovasi dengan kebutuhan pasar

- Ketersediaan aset fisik (mesin jahit) dan material dengan kualitas yang bagus


• Kelemahan (Weaknesses)

- Mesin jahit yang sudah tua

- Minimnya jumlah karyawan dengan keahlian di bidang konveksi

- Kesulitan dalam memenuhi permintaan pasar


• Peluang (Opportunities)

- Tingginya anime masyarakat akan kebutuhan fashion

- Semakin bermunculan club-club dan perusahaan manufactur yang membutuhkan seragam

- Lingkup pemasaran yang cukup luas

- Mudahnya ketersediaan bahan baku


• Ancaman (Threats)

- Semakin banyaknya pertumbuhan kompetitor di bidang usaha yang sama

- Perubahan model fahion sangat cepat setiap tahunnya

- Perusahaan konveksi lainnya mampu membuat model fahion terbaru dengan cepat

Tidak ada komentar untuk "Analisis SWOT : Pengertian, Aspek, Manfaat, dan Contoh Analisis SWOT"

Berlangganan via Email