Orang Tua Jangan Sering Memarahi Anak, Ketahui Cara yang Benar Dalam Mendidik Anak

Buat Info - Jangan Marahi Anak, Ketahui Cara yang Benar dalam Mendidik Anak


BuatInfo.com - Membesarkan seorang anak merupakan tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Ada kalanya berjalan dengan mudah, dan ada pula moment yang justru menguras emosi sehingga orang tua lepas kendali dan memarahi bahkan ada yang memukul.


Pada dasarnya, memarahi atau bahkan memukul dalam mendidik anak merupakan suatu tindakan yang tidak dibenarkan dalam sudut pandang manapun, termasuk juga sudut pandang psikologi. Mengingat tindakan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan mental sang anak. sehingga orang tua harus tahu bagaimana cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi.


Dalam sudut pandang agama Islam. Mendidik anak dengan memarahi (berteriak) adalah tindakan yang tidak dibenarkan atau dilarang. Dalam satu hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ali menjelaskan bahwa setiap orang yang memiliki anak harus melatih membawa diri mereka ke masa kecil mereka dulu. Itu artinya, dalam menghadapi tingkah pola anak, kita sebagai orang tua harus flashback ke masa dimana kita kecil dulu. Agar kita dapat memahami tingkah pola anak dan dapat meredam emosi.


Seperti yang tersebut di atas bahwa memaharahi atau berteriak kepada anak merupakan tindakan yang dilarang dalam dunia psikologi, begitu juga dalam Islam. Tindakan memarahi atau berteriak kepada anak hanya akan memicu rasa ketakutan yang berujung pada gangguan mental. Selain itu, anak tidak akan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh orang tua, bahkan cenderung ditiru oleh mereka sehingga muncul perilaku agresif di kemudian hari.


Cara Mendidik Anak yang Baik dan Benar

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa anak merupakan titipan dari Allah. Jadi mereka adalah amanah yang harus dididik untuk dapat menjalani kehidupannya kelak. Nah berikut ini adalah cara-cara yang benar dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi sosok yang berakhlakul karimah, tentunya sesuai dengan fase usia anak. Adapun cara tersebut adalah sebagai berikut:


1. Menasehati dengan kasih sayang

Kasih sayang yang orang tua berikan kepada anak-anaknya memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembangan mental dan tubuh sang anak. Anak yang selalu menerima kasih sayang dari orang tuanya cenderung tumbuh menjadi pribadi yang penuh semangat, lebih terbuka kepada orang tua, dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi.


Bagi orang tua yang ingin memerintahkan anak-anaknya sebaiknya gunakan bahasa atau kata-kata yang bersifat positif dan lemah lembut. Seperti misalnya yang terdapat dalam Al-qur’an surat Luqman 11, 17, dan 18 yang berbunyi “wahai anakku…”. Dengan membiasakan anak mendengar kalimat lemah lembut maka mereka akan lebih mudah memahami apa yang kita perintahkan.


2. Berikan bimbingan ekstra

Pada fase awal sekolah dasar anak sudah mulai belajar untuk menemukan identitas diri mereka. Sehinggaa anak akan melakukan aktivitas modeling atau meniru perilaku dan gaya bahasa orang-orang sekitarnya.

[Baca Juga: Kenali Ciri-ciri Depresi Pada Anak]

Dan pada fase inilah kita sebagai orang tua harus lebih ekstra untuk memberikan bibingan kepada anak tentang mana yang baik dan mana buruk untuk mereka tiru. Jika dalam perkembangannya anak terlihat berperilaku menyimpang, maka kita sebagai orang tua wajib menegur.


3. Memukul tanpa melukai

Cara ketiga dalam mendidikan anak adalah dengan memukul tanpa harus melukai. Namun perlu diketahui bahwa pemukulan ini tidak disarankan pada area yang dapat merusak fungsi tubuh dan saraf.


Cara ini dibolehkan jika beberapa cara sebelumnya tidak membuahkan hasil dan anak berada pada usia baligh yang sudah dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Sikap tegas dalam mendidik anak diperlukan guna menghindari anak dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam masa pekembangannya.


4. Berikan reward dan pujian

Reward dan pujian perlu orang tua berikan pada saat anak berperilaku baik sesuai dengan yang diinginkan orang tua. Hal tersebut guna memancing semangat anak untuk terus berperilaku baik dalam kondisi dan situasi apapun. Namun diperhatikan juga bahwa pada saat memberikan reward atau pujian, usahakan juga menyampaikan ke pada anak tentang alasan kenapa kita melakukan hal tersebut.

[Baca Juga: Cara Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak]

Nah itulah informasi tentang cara yang benar dalam mendidik anak. Jangan sampai sebagai orang salah dalam mendidik anak-anak kita karena jika salah dalam hal mendidik anak, maka anak akan mengalami hambatan di masa perkembangannya. Anak yang sering dimarahi dan dipukul akan mengalami gangguan mental yang cukup menghawatirkan di masa yang akan datang.


Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi yang berstatus orang tua. Sehingga kita tidak salah dalam hal mendidik anak-anak kita. Jangan lupa share artikel ini agar manfaatnya juga dirasakan oleh orang lain. Dan jika ada tambahan informasi terkait isi artikel di atas, bisa tambahkan komentar di bawah ini.

2 komentar untuk "Orang Tua Jangan Sering Memarahi Anak, Ketahui Cara yang Benar Dalam Mendidik Anak"

  1. Bagus nih bagi yang baru punya momongan agar hubungan orang tua dan anak tetap terjaga

    BalasHapus
  2. yups betul mas..... ikatan emosional anak dengan orang tua harus terjaga. semoga informasi di atas bermanfaat.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berlangganan via Email